BAZNAS Makassar Bantu Korban Kebakaran di Kampung Lepping

0
209

 

Makassar, Pedomanku.Com:  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar dipimpin Ketua HM.Ashar Tamanggong dan Wakil Ketua II, .Jurlan Em Saho’as menyerahkan bantyuan kepada korban kebakaran di Jalan Muh Tahir, Kampung Lepping, Kecamatan Tamalate, Selasa, 31 Oktober 2023.

Bantuan berupa beras, telur dan super mie tersebut diserahkan kepada 20 kepala keluarga yang menghuni 11 rumah yang dilalap si jago merah, Senin, 30 Oktober 2023 malam. Bantuan diterima Ketua RW 02 Kampung Lepping, Husain Samal, kemudian diteruskan ke warga terdampak.

Di tengah tengah warga terdampak, baik HM.Ashar Tamanggong, maupun H.Jurlan Em Saho’as meminta tetap bersabar, sekaligus menghadapi musibah dengan tenang.

“Kami mengharapkan warga yang terkena musibah kebakaran ini untuk tetap bersabar. Dan, sebaiknya kita harus berhati hati, pertama karena panas yang lama, dan tibah pula dnegna pemadamaan listrik,” ujar HM. Ashar Tamanggong didampingi Komandan Baznas Tanggap Bencana (BTB) Makassar dan wakil (Sudirman N dan Asrijal Syahruddin), dan dua anggota Ahmad Kamsir dan Syarifuddn Pattisahusiwa.

Sementara itu, HM.Jurlan Em Saho’as menambahkan, bantuan yang diberikan kepada korbvan kebakaran berasal dari para Muzakki dari berbagai lapisan masyarakat dan lembaga terkait. Termasuk didalamnya para Aparatur Sipil Negara (ASN) muslim di Kota Makassar.

Artikulli paraprakSambut HUT ke-416 Makassar, Dinas Perdagangan Siapkan Mobil Pengendali Inflasi
Artikulli tjetërWawali Sampaikan Maaf ke Jajaran Dinas Perdagangan Makassar
Dunia jurnalis yang ditekuninya diawali di surat kabar, Pedoman Rakyat Ujung Pandang. Saat itu, tahun 1994, dia ditantang oleh H.L.Arumahi. Kepala Desk Kota tersebut menawarinya bergabung di surat kabar tertua (terbit 1 Maret 1947), sebagai wartawan Kriminal. “Tugasmu, meliput kriminal,” pintanya suatu malam di Percetakan Surat kabar Pedoman Rakyat, Jalan Mappanyukki. Sekalipun masih kuliah si bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H.Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuheplay (keduanya almr) langsung meng-iya-kan tawaran Arumahi. Ternyata, jurnalistik membuatnya mengenal dan mengenal banyak orang, kala itu. Hanya saja, akibat manajemen, Harian Pedoman Rakyat tutup. Pria beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini pun bergabung dengan rekannya di koran Makassar. Hanya saja tidak berumur. Pernah bergabung di Tabloid Sorot. Juga tidak berumur. Pernah bergabung bersama Sultan Darampa di Majalah Profile. Tak seberapa lama, diapun dipercayakan memimpin tabloid Intim—juga milik Sultan Darampa. Terbit beberapa kali, dia berpapasan rekan Syahrir-wartawan Ujungpandang Ekspres, persis di KPU Sulawesi Selatan. Syahrir menantang saya bergabung di surat kabar grup Fajar. Lagi lagi saya meng-iya-kan. Di koran Ujungpandang Ekspres, mantan Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-gazali—kini Universitas Islam Makassar (UIM) ini menangani Rubrik Politik. Selama dua tahun di koran berlamat di lantai 4 Graha Pena tersebut, lagi lagi dia ditawari bergabung di PT.Multi Niaga. Dia pun meninggalkan Ujungpandang Ekspres. Di perusahaan baru tersebut, dia dipercayakan sebagai Redaktur Pelaksana Majalah Inspirasi. Empat tahun lebih bersama rekan rekan di lantai 5 Gedung Multiniaga, Jalan Sultan Alauddin, pemiliknya tidak sanggup melanjutkan usaha media. Bersama rekan rekannya, mereka di tawari ke bagian Koperasi Simpan Pinjam (KSP). Dia menolak. Berbekal pengalaman mengelola Majalah Inspirasi, Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar di masanya itu, dan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Anshor Kecamatan Tallo Kota Makassar ini pun tertantang membuat majalah sendiri. Dia mengajak Idham Khalid, rekannya sekompleks di Perumahan Taman Rianvina, Minasaupa. Keduanya, sekitar tahun 2010, membuat majalah. Namanya, Inspirasi, 48 halamnan warna. Dan, mengikuti tren, keduanya juga mendirikan website. Online Inspirasimakassar.com. Baik Majalah, maupun online tetap eksis hingga saat ini. Dan karena perkembangan itu pula, dia mendirikan lagi Online lain. Begitu cintanya kepada Pedoman Rakyat, dia menamakan online satunya itu, Pedomanku.com. Ada pula Majalah Pedoman. Di sela sela menekuni jurnalistik, dia yang menamatkan pendidikan dasar di tanah kelahirannya, Siri Sori Islam Kecamatan Saparua Timur-Maluku Tengah. SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon, kini Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar, juga hingga saat ini dipercayakan bergabung di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini