BAZNAS Makassar Bantu Korban Puting Beliung di Bira

0
188
Saat penyerahan bantuan

Makassar, Pedomanku.com:
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar, H.Ashar Tamanggong, dan Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, H.Juran Em Saho’as, menyerahkan bantuan kepada korban puting beliung di Jalan Matoanging IV, Kelurahan Bira, Kecamatan Biringkanaya, Kamis, 19 Januari 2023.
Bantuan berupa uang tunai diberikan setelah tim BAZNAS melakukan asesmen usai angin puting beliung ‘meruntuhkan’ atap rumah penduduk di sejumlah wilayah di Kota Makassar. Selain di Kelurahan Bira, lembaga Amil terpercaya dan amanah ini pada, Selasa dan Rabu, 17-18 Januari lalu juga menyerahkan bantuan serupa di selain penyerahan di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, juga di Kampung Baru, Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakukkang. Bantuan lainnya juga di Kelurahan Cambayya, dan Camba Berua, Kecamatan Ujung Tanah.
HM.Ashar Tamanggong mengemukakan, bantuan uang tunai yang diberikan agar meringankan korban untuk memperbaiki kembali kerusakan tempat tinggal mereka.
“Sekalipun bantuan yang BAZNAS Kota Makassar ini terbilang kecil, namun dapat meringankan para korban untuk memperbaiki rumah mereka,” ujarnya , usai menyerahkan bantuan yang berlangsung di Masjid Rahmat Al-Jihat, Mattoanging.
Pernyataan senada dkemukakan H.Jurlan Em Saho’as. Jurnalis yang juga sutradara Film Air Mata Jendi ini menambahkan, dana yang diberikan berasal dari donasi para Muzakki—para pemberi zakat, infak, dan sedekah, atau ZIS ke BAZNAS Kota Makassar.
“Pra Muzakki itu adalah para ASN dan Guru muslim di Kota Makassar, termasuk para karyawan BUMD, karyawan Perusda, dan para pengusaha yang memebrikan ZIS ke BAZNAS. Jadi, kita semua harus berterima kasih kepada para Muzakki,” ujarnya, seraya menambahkan, bantuan yang diberikan, selain berkaitan dengan program kerja, juga sekaitan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) BAZNAS ke 22 tahun, Selasa 17 Januari lalu.
Turut serta dalam bantuan tersebut Kepala Bidang II (Astin Setiawan), Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (Sudirman N), Kepala Layanan Aktif BAZNAS—LAB (H.Arifuddin), staff pelaksana (Syarifuddin Pattisahusiwa), dan seorang mahasiswa yang magang di BAZNAS Kota Makassar. (din pattisahusiwa)

Artikulli paraprakBAZNAS Makassar Bantu Korban Kebakaran di Jalan Nuri
Artikulli tjetërBesok, Ganas Annar MUI Sulsel-ABKIN Teken MoU
Dunia jurnalis yang ditekuninya diawali di surat kabar, Pedoman Rakyat Ujung Pandang. Saat itu, tahun 1994, dia ditantang oleh H.L.Arumahi. Kepala Desk Kota tersebut menawarinya bergabung di surat kabar tertua (terbit 1 Maret 1947), sebagai wartawan Kriminal. “Tugasmu, meliput kriminal,” pintanya suatu malam di Percetakan Surat kabar Pedoman Rakyat, Jalan Mappanyukki. Sekalipun masih kuliah si bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H.Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuheplay (keduanya almr) langsung meng-iya-kan tawaran Arumahi. Ternyata, jurnalistik membuatnya mengenal dan mengenal banyak orang, kala itu. Hanya saja, akibat manajemen, Harian Pedoman Rakyat tutup. Pria beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini pun bergabung dengan rekannya di koran Makassar. Hanya saja tidak berumur. Pernah bergabung di Tabloid Sorot. Juga tidak berumur. Pernah bergabung bersama Sultan Darampa di Majalah Profile. Tak seberapa lama, diapun dipercayakan memimpin tabloid Intim—juga milik Sultan Darampa. Terbit beberapa kali, dia berpapasan rekan Syahrir-wartawan Ujungpandang Ekspres, persis di KPU Sulawesi Selatan. Syahrir menantang saya bergabung di surat kabar grup Fajar. Lagi lagi saya meng-iya-kan. Di koran Ujungpandang Ekspres, mantan Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-gazali—kini Universitas Islam Makassar (UIM) ini menangani Rubrik Politik. Selama dua tahun di koran berlamat di lantai 4 Graha Pena tersebut, lagi lagi dia ditawari bergabung di PT.Multi Niaga. Dia pun meninggalkan Ujungpandang Ekspres. Di perusahaan baru tersebut, dia dipercayakan sebagai Redaktur Pelaksana Majalah Inspirasi. Empat tahun lebih bersama rekan rekan di lantai 5 Gedung Multiniaga, Jalan Sultan Alauddin, pemiliknya tidak sanggup melanjutkan usaha media. Bersama rekan rekannya, mereka di tawari ke bagian Koperasi Simpan Pinjam (KSP). Dia menolak. Berbekal pengalaman mengelola Majalah Inspirasi, Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar di masanya itu, dan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Anshor Kecamatan Tallo Kota Makassar ini pun tertantang membuat majalah sendiri. Dia mengajak Idham Khalid, rekannya sekompleks di Perumahan Taman Rianvina, Minasaupa. Keduanya, sekitar tahun 2010, membuat majalah. Namanya, Inspirasi, 48 halamnan warna. Dan, mengikuti tren, keduanya juga mendirikan website. Online Inspirasimakassar.com. Baik Majalah, maupun online tetap eksis hingga saat ini. Dan karena perkembangan itu pula, dia mendirikan lagi Online lain. Begitu cintanya kepada Pedoman Rakyat, dia menamakan online satunya itu, Pedomanku.com. Ada pula Majalah Pedoman. Di sela sela menekuni jurnalistik, dia yang menamatkan pendidikan dasar di tanah kelahirannya, Siri Sori Islam Kecamatan Saparua Timur-Maluku Tengah. SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon, kini Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar, juga hingga saat ini dipercayakan bergabung di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini