BAZNAS Makassar Kocok Ulang Staff Pelaksana

0
317
Pimpinan dan staff pelaksana BAZNAS Kota Makassar. (Foto:Nabil Awa)

 

Makassar, Pedomanku,com:

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar, terus  mendorong penguatan tata kelola staff pelaksana. Karena itu, lembaga Amil terpercaya dan amanah yang berkantor di Jalan Teduh Bersinar nomor 5, Kecamatan Rapoccini ini, Jumat, 20 Januari, sore tadi mengocok ulang staff pelaksana.

Ketua BAZNAS Kota Makassar, HM.Ashar Tamanggong bersama H.Jurlan Em Saho’as dan Waspada Santing (wakil ketua II, dan III) hadir pada momen penting tersebut di lantai II BAZNAS Kota Makassar, Jalan Teduh Bersinar, nomor 5, Kecamatan Rapoccini.

Guna memperkuat komposisi pelaksana dalam menjalankan tugasnya, maka ada penambahan kepala pelaksana. Tugasnya, mengkoordinir bagian bagian dalam unsur pelaksana, sehingga dapat membantu unsur pimpinan dalam menjalankan tugas sehari hari. Perubahan lainnya adalah, kepala bidang (kabid) menjadi kepala bagian (kabag). Komposisi baru ini merujuk pada SK Ketua BAZNAS RI nomor 24 tahun 2018.

HM.Ashar Tamanggong mengharapkan, komposisi baru yang akan menjalankan tugasnya mulai, Rabu, 25 Januari 2023 nanti, merupakan hasil asesmen yang dilakukan belum lama ini. Para kepala bagian, maupun staff pelaksana baik yang bergeser maupun tidak, semuanya harus menjalankan tugasnya dengan baik dan benar.

“Semuanya harus menunjukan kinerja yang baik. Dan, siapapun yang mendapat promosi menduduki jabatan tertentu, itu hanyalah jabatan tambahan. Sebab, semuanya tetap staff pelaksana,” ujarnya.

Sebelum menutup sambutannya, ATM-sapan akrab HM Ashar Tamanggong mengutip pernyataan Drs KH Achmad Sudrajat, Lc, MA —pimpinan BAZNAS RI, bahwa, unsur pelaksana BAZNAS itu menjalankan tugas tuhan.

“Kita di BAZNAS ini mengurus haknya Allah. Zakat itu haknya Allah yang ada pada orang orang kaya. Maka, jangan coba coba ada haknya yang dipotong. Selain itu, perlu diingat, kita ber-BAZNAS ini juga menjalankan Al-Qur’an. Ini misi yang sangat luar biasa,” urainya, seraya menambahkan, dalam menjalankan amanah Allah, maka sebaiknya ditanamkan keikhlasan, sekaligus berharap ridha Allah. Kadang kadang dalam bekerja, kita peroleh sedikit. Sekalipun demikian,  yang penting berkahnya besar.

Seperti diketahui, kocok ulang staff BAZNAS Kota Makassar tertuang dalam SK nomor 001/kep/BAZNAS-MKS/I/2023. SK tersebut mengatur tentang perubahan ketiga lampiran keputusan BAZNAS Kota Makassar nomor 1/kep/BAZNAS-MKS/VI/2021 tentang penetapan kembali unsur pelaksana BAZNAS Kota Makassar.

Tugas dan fungsi para pelaksana yaitu, membantu  pimpinan BAZNAS Kota Makassar  dalam melaksanakan fungsi pelaksanaan, pengendalian, serta pelaporan dan pertanggungjawaban dalam pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat.

Para pelaksana seperti tertera dalam SK nomor 001/kep/BAZNAS-MKS/I/2023 tersebut masing masing H.Arifuddin,S.Sos.I,SH.I (kepala pelaksana). A.Fifi Nurindah Ragani,S.Sos (kepala bagian pengumpulan), dibantu oleh Safaruddin Al Aidid,S.Pd, Darmawati,S.Pd, Rasyid Polumulo,SH,MH, dan Mudassir Idrus Dg Patalle,S.Pi,MM. Bendahara, H.Syaharuddin,S.Sos.

Fitriani Ramli,SE (kepala bagian pendistribusian), dibantu oleh Sudirman, Nabil Salim, Asrijal Syahruddin,SS, serta Syarifuddin Pattisahusiwa. Sementara  Badan Awan,S.Pd (kepala bagian perencanaan, keuangan, dan pelaporan) dibantu oleh Dian Pertiwi,SE. Serta Astin Setiawan (kepala bagian adminitrasi,SDM, dan umum) dibantu oleh Mawaddatan Warahma,Amd.T, Ahmad Kamsir, dan Muh.Irfan. (din pattisahusiwa).

 

Artikulli paraprakBesok, Ganas Annar MUI Sulsel-ABKIN Teken MoU
Artikulli tjetërGANAS ANNAR MUI Sulsel-PD ABKIN Teken MoU
Media Pedomanku
Dunia jurnalis yang ditekuninya diawali di surat kabar, Pedoman Rakyat Ujung Pandang. Saat itu, tahun 1994, dia ditantang oleh H.L.Arumahi. Kepala Desk Kota tersebut menawarinya bergabung di surat kabar tertua (terbit 1 Maret 1947), sebagai wartawan Kriminal. “Tugasmu, meliput kriminal,” pintanya suatu malam di Percetakan Surat kabar Pedoman Rakyat, Jalan Mappanyukki. Sekalipun masih kuliah si bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H.Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuheplay (keduanya almr) langsung meng-iya-kan tawaran Arumahi. Ternyata, jurnalistik membuatnya mengenal dan mengenal banyak orang, kala itu. Hanya saja, akibat manajemen, Harian Pedoman Rakyat tutup. Pria beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini pun bergabung dengan rekannya di koran Makassar. Hanya saja tidak berumur. Pernah bergabung di Tabloid Sorot. Juga tidak berumur. Pernah bergabung bersama Sultan Darampa di Majalah Profile. Tak seberapa lama, diapun dipercayakan memimpin tabloid Intim—juga milik Sultan Darampa. Terbit beberapa kali, dia berpapasan rekan Syahrir-wartawan Ujungpandang Ekspres, persis di KPU Sulawesi Selatan. Syahrir menantang saya bergabung di surat kabar grup Fajar. Lagi lagi saya meng-iya-kan. Di koran Ujungpandang Ekspres, mantan Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-gazali—kini Universitas Islam Makassar (UIM) ini menangani Rubrik Politik. Selama dua tahun di koran berlamat di lantai 4 Graha Pena tersebut, lagi lagi dia ditawari bergabung di PT.Multi Niaga. Dia pun meninggalkan Ujungpandang Ekspres. Di perusahaan baru tersebut, dia dipercayakan sebagai Redaktur Pelaksana Majalah Inspirasi. Empat tahun lebih bersama rekan rekan di lantai 5 Gedung Multiniaga, Jalan Sultan Alauddin, pemiliknya tidak sanggup melanjutkan usaha media. Bersama rekan rekannya, mereka di tawari ke bagian Koperasi Simpan Pinjam (KSP). Dia menolak. Berbekal pengalaman mengelola Majalah Inspirasi, Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar di masanya itu, dan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Anshor Kecamatan Tallo Kota Makassar ini pun tertantang membuat majalah sendiri. Dia mengajak Idham Khalid, rekannya sekompleks di Perumahan Taman Rianvina, Minasaupa. Keduanya, sekitar tahun 2010, membuat majalah. Namanya, Inspirasi, 48 halamnan warna. Dan, mengikuti tren, keduanya juga mendirikan website. Online Inspirasimakassar.com. Baik Majalah, maupun online tetap eksis hingga saat ini. Dan karena perkembangan itu pula, dia mendirikan lagi Online lain. Begitu cintanya kepada Pedoman Rakyat, dia menamakan online satunya itu, Pedomanku.com. Ada pula Majalah Pedoman. Di sela sela menekuni jurnalistik, dia yang menamatkan pendidikan dasar di tanah kelahirannya, Siri Sori Islam Kecamatan Saparua Timur-Maluku Tengah. SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon, kini Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar, juga hingga saat ini dipercayakan bergabung di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini