BAZNAS Makassar Salurkan Air Bersih di Rappokaling

0
205

 

Makassar, Pedomanku.Com: Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar terus berbagi kebajikan. Kali ini lembaga pemerintah nonstruktural berkantor di Jalan Teduh Bersinar Nomor 5 Rappocini ini pun menyalurkan air bersih, utamanya kepada warga yang terkena dampak kekeringan.

Ketua BAZNAS Kota Makassar, HM.Ashar Tamanggong di sela sela pelepasan Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) Kota Makassar, Kamis, 2 November 2023 mengingatkan, tim yang dikomandani Sudirman N tersebut segera membantu warga yang terdampak Elnino, khususnya di Kecamatan Tallo dan Ujung Tanah.

 

“Saya instruksikan kepada seluruh jajaran BTB Makassar segera melaksanakan tugas penyaluran air bersih dengan baik dan benar. Utamakan warga yang benar benar  membutuhkan air,” ujarnya.

Menurutnya, Tim BAZNAS Makassar mengerahkan kendaraan untuk menyuplai air bersih di sejumlah titik. ”Bila perlu setiap hari tim BAZNAS Makassar menyuplai air bersih ke titik-titik yang sulit mendapatkan distribusi air melalui saluran pipa air. Bila perlu di setiap lorong , sekalipun tim harus turun. Apalagi, kendaraan yang digunakan tidak terlalu lebar,” jelas ATM—sapaan akrabnya.

ATM menambahakan, jika ada warga kesulitan mendapatkan air bersih, jangan ragu ragu menghubungi BAZNAS Makassar. “BAZNAS menunggu telepon atau informasi dari warga,” urainya, seraya menambahkan, dalam hal penyaluran air bersih ini, pihaknya melakukan kerjasama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar.

Menyinggung kerjasama dengan PDAM Makassar, ATM mengakui, kerjasama tersebut bukan semata mata mensuplai air bersih semata, melainkan berhubungan dengan Zakat, Infak, dan Sedekah. Sekadar diketahui, setiap bulan PDAM Makassar menyerahkan ZIS-nya ke BAZNAS Makassar lebih Rp20 juta.

ZIS PDAM tersebut ditambah dengan ZIS para ASN muslim  Pemkot Makaassar, guru guru muslim SD-SMPN se Makassar, Polres Pelabuhan Makassar, dan berbagai elemen masyarakat lainnya kemudian diserahkan kembali dalam bentuk bantuan kepada mereka yang benar benar berhak menerimanya.

“Selain menyalurkan bantuan UMKM, bantuan bulan kepada mustahik, bantuan kepada Muallaf, bantuan beasisswa, dan bantuan lainnya seperti tersirat dalam delapan asnaf penerima Zajat Infak, dan Sedekah (ZIS),” tutup ATM.

Dikonfirmasi terpisah, Komandan BTB Makassar, Sudirman N didampingi Kepala Pelaksana BAZNAS Makassar, H.Arifuddin dan tim BTB lainnya Andi Asrijal Syahruddin, Ahmad Kamsir, serta Syarifuddin Pattisahusiwa menambahkan, dalam melaksakan distribusi aiir bersih dilakuakn secara cuma cuma. (Din Pattishusiwa-tim media Baznas Kota Makassar)

Artikulli paraprakArlin Ariesta Terima Penghargaan Satyalencana Karya Satya dari Presiden
Artikulli tjetërDISDAG MAKASSAR SOSIALISASI PENGGUNAAN  QRIS DI PASAR TRADISIONAL
Dunia jurnalis yang ditekuninya diawali di surat kabar, Pedoman Rakyat Ujung Pandang. Saat itu, tahun 1994, dia ditantang oleh H.L.Arumahi. Kepala Desk Kota tersebut menawarinya bergabung di surat kabar tertua (terbit 1 Maret 1947), sebagai wartawan Kriminal. “Tugasmu, meliput kriminal,” pintanya suatu malam di Percetakan Surat kabar Pedoman Rakyat, Jalan Mappanyukki. Sekalipun masih kuliah si bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H.Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuheplay (keduanya almr) langsung meng-iya-kan tawaran Arumahi. Ternyata, jurnalistik membuatnya mengenal dan mengenal banyak orang, kala itu. Hanya saja, akibat manajemen, Harian Pedoman Rakyat tutup. Pria beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini pun bergabung dengan rekannya di koran Makassar. Hanya saja tidak berumur. Pernah bergabung di Tabloid Sorot. Juga tidak berumur. Pernah bergabung bersama Sultan Darampa di Majalah Profile. Tak seberapa lama, diapun dipercayakan memimpin tabloid Intim—juga milik Sultan Darampa. Terbit beberapa kali, dia berpapasan rekan Syahrir-wartawan Ujungpandang Ekspres, persis di KPU Sulawesi Selatan. Syahrir menantang saya bergabung di surat kabar grup Fajar. Lagi lagi saya meng-iya-kan. Di koran Ujungpandang Ekspres, mantan Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-gazali—kini Universitas Islam Makassar (UIM) ini menangani Rubrik Politik. Selama dua tahun di koran berlamat di lantai 4 Graha Pena tersebut, lagi lagi dia ditawari bergabung di PT.Multi Niaga. Dia pun meninggalkan Ujungpandang Ekspres. Di perusahaan baru tersebut, dia dipercayakan sebagai Redaktur Pelaksana Majalah Inspirasi. Empat tahun lebih bersama rekan rekan di lantai 5 Gedung Multiniaga, Jalan Sultan Alauddin, pemiliknya tidak sanggup melanjutkan usaha media. Bersama rekan rekannya, mereka di tawari ke bagian Koperasi Simpan Pinjam (KSP). Dia menolak. Berbekal pengalaman mengelola Majalah Inspirasi, Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar di masanya itu, dan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Anshor Kecamatan Tallo Kota Makassar ini pun tertantang membuat majalah sendiri. Dia mengajak Idham Khalid, rekannya sekompleks di Perumahan Taman Rianvina, Minasaupa. Keduanya, sekitar tahun 2010, membuat majalah. Namanya, Inspirasi, 48 halamnan warna. Dan, mengikuti tren, keduanya juga mendirikan website. Online Inspirasimakassar.com. Baik Majalah, maupun online tetap eksis hingga saat ini. Dan karena perkembangan itu pula, dia mendirikan lagi Online lain. Begitu cintanya kepada Pedoman Rakyat, dia menamakan online satunya itu, Pedomanku.com. Ada pula Majalah Pedoman. Di sela sela menekuni jurnalistik, dia yang menamatkan pendidikan dasar di tanah kelahirannya, Siri Sori Islam Kecamatan Saparua Timur-Maluku Tengah. SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon, kini Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar, juga hingga saat ini dipercayakan bergabung di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini