Besok, UNUSIA dan UMI Bahas Bentuk Ekonomi NU di Abad Kedua

0
224

Makassar, Pedomanku.com:

Setelah melakukannya penandatanganan kerjasama, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) dan Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, berkomitmen menyelenggarakan kerjasama.

Paling tidak, ada empat poin besar yang disepakati  kedua kampus itu. Yakni di bidang pendidikan,  penelitian,  pengabdian dan kerjasama di bidang dakwah Nahdlatul Ulama.

Dua jurusan masing-masing kampus terlah bersedekah untuk membuka kelas kerjasama Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAK), implementasi kerjasama oleh Program Studi Akuntansi UNUSIA dan Program Studi PPAK UMI. Selanjutnya, kedua universitas yang punya kedekatan dengan NU akan menggelar kembali kegiatan kolaborasi, yaitu Webinar Nasional.

Kegiatan diprakarsai oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNUSIA dan UMI. “Kedua pimpinan fakultas telah bersedekah untuk turut serta dalam perayaan resepsi 1 abad NU dengan menggelar Webinar Nasional ” Refleksi 1 Abad NU: Transformasi Gerakan Ekonomi NU” jelas Ketua Program Studi Akuntansi UNUSIA Muhammad Aras Prabowo.

Dekan FEB UNUSIA Taufik Hidayadi menyambut baik kegiatan kolaborasi antara FEB UMI, khususnya kepada Prof. Dr. Mursalim Laekkeng, ASEAN CPA. selalu Dekan FEB UMI.

“Saya berharap hubungan baik antara FEB UNUSIA dan UMI terus melahirkan inovasi melalui kerjasama kedua lembaga, termasuk dalam berkontribusi untuk NU” jelasnya.

Prof. Dr. Mursalim Laekkeng, ASEAN CPA. juga mengapresiasi kegiatan kolaborasi antara FEB UMI dan FEB UNUSIA.

Menurutnya, ada banyak hal yang bisa dikolaborasikan ke depannya, termasuk pengembangan kedua kampus antara UNUSIA dan UMI.

Webinar akan dibuka langsung  Juri Ardiantoro, M.Si, Ph.D Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA), serta Keynote Speaker oleh Prof. Dr. H. Basri Modding, S.E., M.Si. Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI).

Narasumber yang akan hadir adalah Dr. rer.nat. Jaenal Effendi, S.Ag, MA (Ketua BPIDS IPB) akan membahas Transformasi Ekonomi Menuju 2 Abad NU; Taufik Hidayadi, M.Si (Dekan FEB UNUSIA) akan mengulas Urgensi Fakultas Ekonomi di Kampus NU; Dr. Mukhlis Sufri, SE., M.Si (Dosen FEB UMI) akan memaparkan Posisi NU dalam Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia; Dr. Mukhtar A. Adam, SE., MM (Ketua ISNU Maluku Utara) akan mengulas Nusantara Satu Harga. Kegiatan  berlangsung Rabu, 15 Februari 2023 melalui ZOOM MEETING dan Live Streaming Youtube. (relise)

Artikulli paraprakKuasa Hukum Keluarga Virendy Somasi Rektor Unhas
Artikulli tjetërMinta Aparat Kepolisian Profesional, Kuasa Hukum Keluarga Almarhum Virendy Surati Kapolda Sulsel
Media Pedomanku
Dunia jurnalis yang ditekuninya diawali di surat kabar, Pedoman Rakyat Ujung Pandang. Saat itu, tahun 1994, dia ditantang oleh H.L.Arumahi. Kepala Desk Kota tersebut menawarinya bergabung di surat kabar tertua (terbit 1 Maret 1947), sebagai wartawan Kriminal. “Tugasmu, meliput kriminal,” pintanya suatu malam di Percetakan Surat kabar Pedoman Rakyat, Jalan Mappanyukki. Sekalipun masih kuliah si bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H.Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuheplay (keduanya almr) langsung meng-iya-kan tawaran Arumahi. Ternyata, jurnalistik membuatnya mengenal dan mengenal banyak orang, kala itu. Hanya saja, akibat manajemen, Harian Pedoman Rakyat tutup. Pria beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini pun bergabung dengan rekannya di koran Makassar. Hanya saja tidak berumur. Pernah bergabung di Tabloid Sorot. Juga tidak berumur. Pernah bergabung bersama Sultan Darampa di Majalah Profile. Tak seberapa lama, diapun dipercayakan memimpin tabloid Intim—juga milik Sultan Darampa. Terbit beberapa kali, dia berpapasan rekan Syahrir-wartawan Ujungpandang Ekspres, persis di KPU Sulawesi Selatan. Syahrir menantang saya bergabung di surat kabar grup Fajar. Lagi lagi saya meng-iya-kan. Di koran Ujungpandang Ekspres, mantan Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-gazali—kini Universitas Islam Makassar (UIM) ini menangani Rubrik Politik. Selama dua tahun di koran berlamat di lantai 4 Graha Pena tersebut, lagi lagi dia ditawari bergabung di PT.Multi Niaga. Dia pun meninggalkan Ujungpandang Ekspres. Di perusahaan baru tersebut, dia dipercayakan sebagai Redaktur Pelaksana Majalah Inspirasi. Empat tahun lebih bersama rekan rekan di lantai 5 Gedung Multiniaga, Jalan Sultan Alauddin, pemiliknya tidak sanggup melanjutkan usaha media. Bersama rekan rekannya, mereka di tawari ke bagian Koperasi Simpan Pinjam (KSP). Dia menolak. Berbekal pengalaman mengelola Majalah Inspirasi, Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar di masanya itu, dan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Anshor Kecamatan Tallo Kota Makassar ini pun tertantang membuat majalah sendiri. Dia mengajak Idham Khalid, rekannya sekompleks di Perumahan Taman Rianvina, Minasaupa. Keduanya, sekitar tahun 2010, membuat majalah. Namanya, Inspirasi, 48 halamnan warna. Dan, mengikuti tren, keduanya juga mendirikan website. Online Inspirasimakassar.com. Baik Majalah, maupun online tetap eksis hingga saat ini. Dan karena perkembangan itu pula, dia mendirikan lagi Online lain. Begitu cintanya kepada Pedoman Rakyat, dia menamakan online satunya itu, Pedomanku.com. Ada pula Majalah Pedoman. Di sela sela menekuni jurnalistik, dia yang menamatkan pendidikan dasar di tanah kelahirannya, Siri Sori Islam Kecamatan Saparua Timur-Maluku Tengah. SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon, kini Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar, juga hingga saat ini dipercayakan bergabung di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini