Camat Biringkanaya : Waspada Hujan Lebat

0
99

Makassar, Pedomanku.com:

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Ahad, 14 Januari 2024 merilis prakiraan hujan lebat terjadi pada Ahad, 14-16 Januari 2024. Prakiraan BMKG tersebut membuat Camat Biringkanaya, Juliaman mengambil langkah seribu.

Mantan Camat Mariso ini pun memintav seluruh  jajaran pemerintahan, dan masyarakat di kecamatan yang dipimpinnya siaga.

Juliaman dikonfirmasi malam tadi mengemukakan, sekalipun baru memimpin kecamatan berpenduduk terbesar di ibukota  Sulawesi Selatan ini, yakni 3 Januari 2024 lalu, namun dirinya memiliiki tanggungjawab besar melindungi masyarakat yang dipimpinnya.

Karena itu, dirinya meminta seluruh jajaran pemerintahan, utamnya di sebelas kelurahan di wilayah hukum Kecamatan Biringkanaya, yakni Bakung, Berua, Bulurokeng, Daya, Katimbang, Laikang, Paccerakkang, Pai, Sudiang, Sudiang Raya dan Untia segera melakukan langkah antisipatif, jika terjadi genangan air besar, hingga banjir.

Seperti yang beritakan media ini,  setelah dilantik sebagai Camat Biringkanaya, Juliaman langsung bergerak cepat.  Ia memberi atensi khusus terhadap kerawanan pohon tumbang saat musim penghujan. Karenanya itu, dia menginstruksikan seluruh jajaran di wilayah hukum kecamatan yang dipimpinnya segera melakukan pemangkasan pohon rawan tumbang di pinggiran jalan.

Pemangkasan pohon tersebut dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan saat musim hujan, maupun angin kencang.

“Karena itu, kami mengharapkan kepada masyarakat, jangan sudah terjadi bencana baru melangkah. Sebaiknya, kita semua waspada, jangan sampai terjadi musibah. Makanya, jika memungkinan perlu diperhatikan pohon pohon besar, agar diakukan pemangkasan,” tutur Camat Biringkanaya, di Perumahan Bumi Permata Sudiang 2, RT05 RW 11, Kelurahan Laikang, Jumat, 5 Januari 2024.

Juliaman meminta masyarakat untuk aktif melaporkan. “Apabila menemukan pohon-pohon di pinggir jalan raya yang berpotensi akan tumbang, maupun sudah tumbang, apalagi keberadaannya membahayakan keselamatan pengguna jalan segera melaporkan,” ujarnya, seraya meminta jika terjadi pohon tumbang ataupun yang lainnya, harap bisa segera lakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup agar bisa segera diatasi.

Camat juga mengimbau warga untuk segera menghubungi pemerintah setempat atau menghubungi nomor darurat 112 jika ada kebutuhan yang harus ditangani dengan cepat. “Langkah ini diambil dalam upaya memastikan keselamatan dan kenyamanan warga,” tutupnya. (din)

Artikulli paraprakCamat Biringkanaya : Soal Drainase Jika ada laporan, Tim Langsung Membantu
Artikulli tjetërWalikota Makassar : Peran RT/RW Sangat Penting
Dunia jurnalis yang ditekuninya diawali di surat kabar, Pedoman Rakyat Ujung Pandang. Saat itu, tahun 1994, dia ditantang oleh H.L.Arumahi. Kepala Desk Kota tersebut menawarinya bergabung di surat kabar tertua (terbit 1 Maret 1947), sebagai wartawan Kriminal. “Tugasmu, meliput kriminal,” pintanya suatu malam di Percetakan Surat kabar Pedoman Rakyat, Jalan Mappanyukki. Sekalipun masih kuliah si bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H.Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuheplay (keduanya almr) langsung meng-iya-kan tawaran Arumahi. Ternyata, jurnalistik membuatnya mengenal dan mengenal banyak orang, kala itu. Hanya saja, akibat manajemen, Harian Pedoman Rakyat tutup. Pria beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini pun bergabung dengan rekannya di koran Makassar. Hanya saja tidak berumur. Pernah bergabung di Tabloid Sorot. Juga tidak berumur. Pernah bergabung bersama Sultan Darampa di Majalah Profile. Tak seberapa lama, diapun dipercayakan memimpin tabloid Intim—juga milik Sultan Darampa. Terbit beberapa kali, dia berpapasan rekan Syahrir-wartawan Ujungpandang Ekspres, persis di KPU Sulawesi Selatan. Syahrir menantang saya bergabung di surat kabar grup Fajar. Lagi lagi saya meng-iya-kan. Di koran Ujungpandang Ekspres, mantan Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-gazali—kini Universitas Islam Makassar (UIM) ini menangani Rubrik Politik. Selama dua tahun di koran berlamat di lantai 4 Graha Pena tersebut, lagi lagi dia ditawari bergabung di PT.Multi Niaga. Dia pun meninggalkan Ujungpandang Ekspres. Di perusahaan baru tersebut, dia dipercayakan sebagai Redaktur Pelaksana Majalah Inspirasi. Empat tahun lebih bersama rekan rekan di lantai 5 Gedung Multiniaga, Jalan Sultan Alauddin, pemiliknya tidak sanggup melanjutkan usaha media. Bersama rekan rekannya, mereka di tawari ke bagian Koperasi Simpan Pinjam (KSP). Dia menolak. Berbekal pengalaman mengelola Majalah Inspirasi, Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar di masanya itu, dan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Anshor Kecamatan Tallo Kota Makassar ini pun tertantang membuat majalah sendiri. Dia mengajak Idham Khalid, rekannya sekompleks di Perumahan Taman Rianvina, Minasaupa. Keduanya, sekitar tahun 2010, membuat majalah. Namanya, Inspirasi, 48 halamnan warna. Dan, mengikuti tren, keduanya juga mendirikan website. Online Inspirasimakassar.com. Baik Majalah, maupun online tetap eksis hingga saat ini. Dan karena perkembangan itu pula, dia mendirikan lagi Online lain. Begitu cintanya kepada Pedoman Rakyat, dia menamakan online satunya itu, Pedomanku.com. Ada pula Majalah Pedoman. Di sela sela menekuni jurnalistik, dia yang menamatkan pendidikan dasar di tanah kelahirannya, Siri Sori Islam Kecamatan Saparua Timur-Maluku Tengah. SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon, kini Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar, juga hingga saat ini dipercayakan bergabung di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini