Chaidir Syam Akui Kerja Keras Pemkab Maros Cukup Signifikan

0
59

Makassar, Pedomanku.com: Bupati Maros, Dr.H.A.S.Chaidir Syam dalam expose 3 Tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Maros 2021 -2026 di Lapangan Pallantikang, Kantor Bupati  Maros, Rabu (28/2/2024) malam mengemukakan, .kerja keras Pemkab Maros secara empiris telah membuahkan hasil yang cukup signifikan, dengan capaian beberapa indikator makro pembangunan perekonomian.

Menurutnya, capaian beberapa indikator makro pembangunan ekonomi yang ditunjukkan dengan pencapaian PDRB perkapita tahun 2022 sebesar 58,48 juta Rupiah per jiwa. “Melampau target dan menjadi pertumbuhan rata-rata sebesar 1,64 persen selama 2020 -2022,” ujarnya.

Dr.H.A.S.Chaidir Syam menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Maros pada tahun 2022  mencapai 9, 13 persen. Melampaui target dan meningkat signifikan akibat sektor transportasi kembali normal pasca pandemi covid-19.

Pencapaian IPM  Kabupaten Maros pada tahun 2023 sebesar 73, 56 dan berada pada posisi 10 berdasarkan perhitungan metode baru hasil longfrom SP 2020. “Sampai dengan 3 tahun pemerintahan kami telah membuahkan pencapaian yang membanggakan dengan meraih 76 penghargaan,” tutur Mantan Ketua DPRD Maros ini.

Keberhasilan tersebut, lanjut dia, tak lepas dari perjuangan bersama segenap jajaran Pemkab dan seluruh elemen masyarakat Maros.

“Capaian yang telah diraih dapat dilanjutkan dan ditingkatkan. Apa yang menjadi kekurangan agar diperbaiki dan mudah-mudahan ke depan daerah kita semakin maju,” harapnya.

Espose 3 Tahun Kepemimpinan Bupati Maros dan Wakil Bupati Maros yang digelar di Lapangan Pallantikang Maros ini juga dihadiri Wakil Bupati Maros, Hj.Suhartina Bohari, Forkòpimda Maros dan pimpinan OPD lingkup Pemkab Maros.

Kegiatan expose ini pun berlangsung meriah dengan kehadiran penyanyi lagu daerah Makassar, Ridwan Sau untuk menghibur masyarakat Maros yang hadir dalam acara ini. (dar)

Artikulli paraprakRefleksi 3 Tahun ‘Hati Kita Keren’, Pemkab Maros Gelar Jalan Santai
Artikulli tjetërCamat Biringkanaya Inspeksi Mendadak
Media Pedomanku
Dunia jurnalis yang ditekuninya diawali di surat kabar, Pedoman Rakyat Ujung Pandang. Saat itu, tahun 1994, dia ditantang oleh H.L.Arumahi. Kepala Desk Kota tersebut menawarinya bergabung di surat kabar tertua (terbit 1 Maret 1947), sebagai wartawan Kriminal. “Tugasmu, meliput kriminal,” pintanya suatu malam di Percetakan Surat kabar Pedoman Rakyat, Jalan Mappanyukki. Sekalipun masih kuliah si bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H.Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuheplay (keduanya almr) langsung meng-iya-kan tawaran Arumahi. Ternyata, jurnalistik membuatnya mengenal dan mengenal banyak orang, kala itu. Hanya saja, akibat manajemen, Harian Pedoman Rakyat tutup. Pria beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini pun bergabung dengan rekannya di koran Makassar. Hanya saja tidak berumur. Pernah bergabung di Tabloid Sorot. Juga tidak berumur. Pernah bergabung bersama Sultan Darampa di Majalah Profile. Tak seberapa lama, diapun dipercayakan memimpin tabloid Intim—juga milik Sultan Darampa. Terbit beberapa kali, dia berpapasan rekan Syahrir-wartawan Ujungpandang Ekspres, persis di KPU Sulawesi Selatan. Syahrir menantang saya bergabung di surat kabar grup Fajar. Lagi lagi saya meng-iya-kan. Di koran Ujungpandang Ekspres, mantan Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-gazali—kini Universitas Islam Makassar (UIM) ini menangani Rubrik Politik. Selama dua tahun di koran berlamat di lantai 4 Graha Pena tersebut, lagi lagi dia ditawari bergabung di PT.Multi Niaga. Dia pun meninggalkan Ujungpandang Ekspres. Di perusahaan baru tersebut, dia dipercayakan sebagai Redaktur Pelaksana Majalah Inspirasi. Empat tahun lebih bersama rekan rekan di lantai 5 Gedung Multiniaga, Jalan Sultan Alauddin, pemiliknya tidak sanggup melanjutkan usaha media. Bersama rekan rekannya, mereka di tawari ke bagian Koperasi Simpan Pinjam (KSP). Dia menolak. Berbekal pengalaman mengelola Majalah Inspirasi, Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar di masanya itu, dan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Anshor Kecamatan Tallo Kota Makassar ini pun tertantang membuat majalah sendiri. Dia mengajak Idham Khalid, rekannya sekompleks di Perumahan Taman Rianvina, Minasaupa. Keduanya, sekitar tahun 2010, membuat majalah. Namanya, Inspirasi, 48 halamnan warna. Dan, mengikuti tren, keduanya juga mendirikan website. Online Inspirasimakassar.com. Baik Majalah, maupun online tetap eksis hingga saat ini. Dan karena perkembangan itu pula, dia mendirikan lagi Online lain. Begitu cintanya kepada Pedoman Rakyat, dia menamakan online satunya itu, Pedomanku.com. Ada pula Majalah Pedoman. Di sela sela menekuni jurnalistik, dia yang menamatkan pendidikan dasar di tanah kelahirannya, Siri Sori Islam Kecamatan Saparua Timur-Maluku Tengah. SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon, kini Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar, juga hingga saat ini dipercayakan bergabung di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini