DANNY : BAPPEDA BERINERJA BAIK

0
103

Makassar, Pedomanku.com:

Walikota Makassar, Moh.Ramdhan Pomanto mengakui, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar dipimpin Helmy Budiman masuk enam besar kinerja terbaik Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Penyampaian walikota dua periode itu di penghujung tahun 2022.
Pada Refleksi Akhir Tahun yang digelar Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda), Rabu (29/12) malam di Hotel Four Point by Sheraton, Danny—sapaan akrab alumni Arsitektur Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar mengemukakan, Bappeda merupakan salah satui dari seian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkinerja baik. Begitu pula ada OPD lain yang terendah.
Kepala Bappeda Kota Makassar, Helmy Budiman, Selasa, 3 Januari 2023. mengemukakan, tahun 2023 merupakan cerminan bagi seluruh OPD, termsuk didalamnya Bappeda berbenah menambah yang kurang, sekaligus memaksimalkan yang lebih di hari hari mendatang.
Karenanya, dia mengajak semua pihak agar seluruh komponen Bappeda Kota Makassar untuk terus bersama sama membangun dan lebih optimistis menyongsong tahun 2023 dengan berbagai kolaborasi, inovasi dan adaptasi. Tujuannya, demi mewujudkan Makassar Sebagai Kota Dunia yang Smart dan Sombere City dengan Imunitas Kuat Untuk Semua.
“Ayo, seluruh jajaran Badan Perencaaan Pembangunan Kota Makassar kita pergantian tahun dengan penuh suka cita, memanjatkan doa dan harapan agar kehidupan kita jauh lebih baik dari hari ini,” jelasnya.
Dia mengharapkan agar lembaga yang dipimpinnya bahu membahu, satu padu, bekerja sama menghadapi segala potensi kerawanan jelang pergantian tahun ini, seperti membakar petasan yang berpotensi menyulut ledakan atau kebakaran.
“ Ayo, mariki kita melindungi satu sama lain dengan sikap tanggap bencana, menguatkan antar sesama, menghindari kerawanan sosial dengan tidak melakukan kegiatan kegiatan yang rawan terhadap bencana dan kerusuhan kelompok. Dan, mari kita jadikan momen pergantian tahun sebagai refleksi diri untuk kita semua bisa bangkit lebih berdaya, maju dan berkembang terus dua kali tambah baik,” harapnya. (adv)

Artikulli paraprakEminem – Stronger Than I Was
Artikulli tjetërBAZNAS Kota Makassar Bantu Penderita Kusta
Media Pedomanku
Dunia jurnalis yang ditekuninya diawali di surat kabar, Pedoman Rakyat Ujung Pandang. Saat itu, tahun 1994, dia ditantang oleh H.L.Arumahi. Kepala Desk Kota tersebut menawarinya bergabung di surat kabar tertua (terbit 1 Maret 1947), sebagai wartawan Kriminal. “Tugasmu, meliput kriminal,” pintanya suatu malam di Percetakan Surat kabar Pedoman Rakyat, Jalan Mappanyukki. Sekalipun masih kuliah si bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H.Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuheplay (keduanya almr) langsung meng-iya-kan tawaran Arumahi. Ternyata, jurnalistik membuatnya mengenal dan mengenal banyak orang, kala itu. Hanya saja, akibat manajemen, Harian Pedoman Rakyat tutup. Pria beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini pun bergabung dengan rekannya di koran Makassar. Hanya saja tidak berumur. Pernah bergabung di Tabloid Sorot. Juga tidak berumur. Pernah bergabung bersama Sultan Darampa di Majalah Profile. Tak seberapa lama, diapun dipercayakan memimpin tabloid Intim—juga milik Sultan Darampa. Terbit beberapa kali, dia berpapasan rekan Syahrir-wartawan Ujungpandang Ekspres, persis di KPU Sulawesi Selatan. Syahrir menantang saya bergabung di surat kabar grup Fajar. Lagi lagi saya meng-iya-kan. Di koran Ujungpandang Ekspres, mantan Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-gazali—kini Universitas Islam Makassar (UIM) ini menangani Rubrik Politik. Selama dua tahun di koran berlamat di lantai 4 Graha Pena tersebut, lagi lagi dia ditawari bergabung di PT.Multi Niaga. Dia pun meninggalkan Ujungpandang Ekspres. Di perusahaan baru tersebut, dia dipercayakan sebagai Redaktur Pelaksana Majalah Inspirasi. Empat tahun lebih bersama rekan rekan di lantai 5 Gedung Multiniaga, Jalan Sultan Alauddin, pemiliknya tidak sanggup melanjutkan usaha media. Bersama rekan rekannya, mereka di tawari ke bagian Koperasi Simpan Pinjam (KSP). Dia menolak. Berbekal pengalaman mengelola Majalah Inspirasi, Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar di masanya itu, dan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Anshor Kecamatan Tallo Kota Makassar ini pun tertantang membuat majalah sendiri. Dia mengajak Idham Khalid, rekannya sekompleks di Perumahan Taman Rianvina, Minasaupa. Keduanya, sekitar tahun 2010, membuat majalah. Namanya, Inspirasi, 48 halamnan warna. Dan, mengikuti tren, keduanya juga mendirikan website. Online Inspirasimakassar.com. Baik Majalah, maupun online tetap eksis hingga saat ini. Dan karena perkembangan itu pula, dia mendirikan lagi Online lain. Begitu cintanya kepada Pedoman Rakyat, dia menamakan online satunya itu, Pedomanku.com. Ada pula Majalah Pedoman. Di sela sela menekuni jurnalistik, dia yang menamatkan pendidikan dasar di tanah kelahirannya, Siri Sori Islam Kecamatan Saparua Timur-Maluku Tengah. SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon, kini Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar, juga hingga saat ini dipercayakan bergabung di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini