Dinas Perdagangan Makassar Gelar Pasar Murah di Kecamatan Biringkanaya

0
71

Makassar, Pedomanku.com:

Pasar murah yang dihelat atas kerjasama Dinas Perdagangan Kota Makassar dan Dinas Perdagangan Provinsi Sulsel kembali melaksanakan kegiatan di Kecamatan Biringkanaya. Lokasinya di halaman Kantor Kecamatan Biringkanaya, Rabu, 13 Desember 2023.

Kapala Dinas Perdagangan Kota Makassar,  Arlin Ariesta menyebutkan, pasar  murah kerjasama Dinas Perdagangan Kota Makassar dan  Pemprov Sulsel tersebut  dilaksanakan di 5 titik kecamatan, yakni, Biringkanaya, Rappocini, Manggala, Tallo dan Tamalate itu padat pengunjung. Akibatanya, banyak yang tidak kebagian.

“Nanti pada tanggal 15 Desember akan dilakukan juga hal yang sama, namun nantinya akan bekerjasama dengan KODIM 1408,” tutur Arlin.

Menurutnya, setiap hari juga bahan pokok murah disediakan pada 5 Mobil Pengendali Inflasi pada 5 pasar tradisional.

Dari pengamatan Pedomanku,com, warga Biringkanaya tampak antusias menghadiri  kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Perdagangan Provinsi dan Dinas Perdagangan Kota Makassar ini. Kegiatan Pasar Murah ini, sangat membantu masyarakat ekonomi lemah. Apalagi lanjutnya, menjelang Natal dan Tahun Baru 2024, harga mulai merangkak naik. (ozan)

 

Artikulli paraprakPasar Murah Juga di Halaman Kantor Dinas Perdagangan
Artikulli tjetërPemkot Makassar dan Pemprov Sulsel Sidak Pasar Pannampu
Media Pedomanku
Dunia jurnalis yang ditekuninya diawali di surat kabar, Pedoman Rakyat Ujung Pandang. Saat itu, tahun 1994, dia ditantang oleh H.L.Arumahi. Kepala Desk Kota tersebut menawarinya bergabung di surat kabar tertua (terbit 1 Maret 1947), sebagai wartawan Kriminal. “Tugasmu, meliput kriminal,” pintanya suatu malam di Percetakan Surat kabar Pedoman Rakyat, Jalan Mappanyukki. Sekalipun masih kuliah si bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H.Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuheplay (keduanya almr) langsung meng-iya-kan tawaran Arumahi. Ternyata, jurnalistik membuatnya mengenal dan mengenal banyak orang, kala itu. Hanya saja, akibat manajemen, Harian Pedoman Rakyat tutup. Pria beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini pun bergabung dengan rekannya di koran Makassar. Hanya saja tidak berumur. Pernah bergabung di Tabloid Sorot. Juga tidak berumur. Pernah bergabung bersama Sultan Darampa di Majalah Profile. Tak seberapa lama, diapun dipercayakan memimpin tabloid Intim—juga milik Sultan Darampa. Terbit beberapa kali, dia berpapasan rekan Syahrir-wartawan Ujungpandang Ekspres, persis di KPU Sulawesi Selatan. Syahrir menantang saya bergabung di surat kabar grup Fajar. Lagi lagi saya meng-iya-kan. Di koran Ujungpandang Ekspres, mantan Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-gazali—kini Universitas Islam Makassar (UIM) ini menangani Rubrik Politik. Selama dua tahun di koran berlamat di lantai 4 Graha Pena tersebut, lagi lagi dia ditawari bergabung di PT.Multi Niaga. Dia pun meninggalkan Ujungpandang Ekspres. Di perusahaan baru tersebut, dia dipercayakan sebagai Redaktur Pelaksana Majalah Inspirasi. Empat tahun lebih bersama rekan rekan di lantai 5 Gedung Multiniaga, Jalan Sultan Alauddin, pemiliknya tidak sanggup melanjutkan usaha media. Bersama rekan rekannya, mereka di tawari ke bagian Koperasi Simpan Pinjam (KSP). Dia menolak. Berbekal pengalaman mengelola Majalah Inspirasi, Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar di masanya itu, dan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Anshor Kecamatan Tallo Kota Makassar ini pun tertantang membuat majalah sendiri. Dia mengajak Idham Khalid, rekannya sekompleks di Perumahan Taman Rianvina, Minasaupa. Keduanya, sekitar tahun 2010, membuat majalah. Namanya, Inspirasi, 48 halamnan warna. Dan, mengikuti tren, keduanya juga mendirikan website. Online Inspirasimakassar.com. Baik Majalah, maupun online tetap eksis hingga saat ini. Dan karena perkembangan itu pula, dia mendirikan lagi Online lain. Begitu cintanya kepada Pedoman Rakyat, dia menamakan online satunya itu, Pedomanku.com. Ada pula Majalah Pedoman. Di sela sela menekuni jurnalistik, dia yang menamatkan pendidikan dasar di tanah kelahirannya, Siri Sori Islam Kecamatan Saparua Timur-Maluku Tengah. SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon, kini Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar, juga hingga saat ini dipercayakan bergabung di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini