Ichsan Abduh Hussein Apresiasi Dinas Perdagangan Kota Makassar

0
139

 

Makassar, Pedomaku.com:

Direktur Utama Perumda Pasar Makassar, Ichsan Abduh Hussein mengatakan sangat berterimakasih dan mengapresiasi upaya yang dilakukan pihak Dinas Perdagangan atas Revitalisasi Pasar Cendrawasih yang kemudian diserahkan ke Perumda Pasar Makassar untuk dikelola.

“Kami tentu tak lupa mengucapkan rasa terimakasih dan mengapresiasi upaya yang dilakukan pihak Dinas Perdagangan. Dan kami akan berupaya melakukan pemanfaatan yang lebih optimal guna lebih meningkatkan potensi bagi perusahaan serta terus akan melakukan upaya sinergitas,” ujar Ichsan, Kamis 12 Oktober 2023.

Ia juga berharap agar masyarakat terutama pedagang bisa menjaga kebersihan dan bersama-sama merawat bangunan pasar tersebut.  “Harapannya baik pedagang maupun masyarakat umum bisa bersama-sama menjaga kebersihan dan merawat pasar kita,” harap Ichsan.

Sebagaimana diketahui, Pembangunan Pasar Cendrawasih ini menelan dana APBD sebesar  Rp.11.525.811.221 dengan luas bangunan 1950 M² dan memiliki 2 lantai, termasuk basement untuk parkiran dan ruang terbuka hijau.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar, Arlin Ariesta menyerahkan Revitalisasi Pasar Cendrawasih Diserahkan ke Perumda Pasar Makassar dengan ditandai penandatanganan berita acara serah terima bangunan Pasar Cendrawasih (Pamos) kepada Direktur Utama Perumda Pasar Makassar, Ichsan Abduh Hussein. Serah terima berlangsung di ruang rapat Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar, Kamis pekan lalu.  (ozan)

 

Artikulli paraprakKadis Perindag Makassar Serahan Revitalisasi Pasar Cenderawasi ke Perumda  Makassar
Artikulli tjetërBTB BAZNAS BANTU WARGA TERDAMPAK EL NINO di Tiga Kabupaten
Media Pedomanku
Dunia jurnalis yang ditekuninya diawali di surat kabar, Pedoman Rakyat Ujung Pandang. Saat itu, tahun 1994, dia ditantang oleh H.L.Arumahi. Kepala Desk Kota tersebut menawarinya bergabung di surat kabar tertua (terbit 1 Maret 1947), sebagai wartawan Kriminal. “Tugasmu, meliput kriminal,” pintanya suatu malam di Percetakan Surat kabar Pedoman Rakyat, Jalan Mappanyukki. Sekalipun masih kuliah si bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H.Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuheplay (keduanya almr) langsung meng-iya-kan tawaran Arumahi. Ternyata, jurnalistik membuatnya mengenal dan mengenal banyak orang, kala itu. Hanya saja, akibat manajemen, Harian Pedoman Rakyat tutup. Pria beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini pun bergabung dengan rekannya di koran Makassar. Hanya saja tidak berumur. Pernah bergabung di Tabloid Sorot. Juga tidak berumur. Pernah bergabung bersama Sultan Darampa di Majalah Profile. Tak seberapa lama, diapun dipercayakan memimpin tabloid Intim—juga milik Sultan Darampa. Terbit beberapa kali, dia berpapasan rekan Syahrir-wartawan Ujungpandang Ekspres, persis di KPU Sulawesi Selatan. Syahrir menantang saya bergabung di surat kabar grup Fajar. Lagi lagi saya meng-iya-kan. Di koran Ujungpandang Ekspres, mantan Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-gazali—kini Universitas Islam Makassar (UIM) ini menangani Rubrik Politik. Selama dua tahun di koran berlamat di lantai 4 Graha Pena tersebut, lagi lagi dia ditawari bergabung di PT.Multi Niaga. Dia pun meninggalkan Ujungpandang Ekspres. Di perusahaan baru tersebut, dia dipercayakan sebagai Redaktur Pelaksana Majalah Inspirasi. Empat tahun lebih bersama rekan rekan di lantai 5 Gedung Multiniaga, Jalan Sultan Alauddin, pemiliknya tidak sanggup melanjutkan usaha media. Bersama rekan rekannya, mereka di tawari ke bagian Koperasi Simpan Pinjam (KSP). Dia menolak. Berbekal pengalaman mengelola Majalah Inspirasi, Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar di masanya itu, dan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Anshor Kecamatan Tallo Kota Makassar ini pun tertantang membuat majalah sendiri. Dia mengajak Idham Khalid, rekannya sekompleks di Perumahan Taman Rianvina, Minasaupa. Keduanya, sekitar tahun 2010, membuat majalah. Namanya, Inspirasi, 48 halamnan warna. Dan, mengikuti tren, keduanya juga mendirikan website. Online Inspirasimakassar.com. Baik Majalah, maupun online tetap eksis hingga saat ini. Dan karena perkembangan itu pula, dia mendirikan lagi Online lain. Begitu cintanya kepada Pedoman Rakyat, dia menamakan online satunya itu, Pedomanku.com. Ada pula Majalah Pedoman. Di sela sela menekuni jurnalistik, dia yang menamatkan pendidikan dasar di tanah kelahirannya, Siri Sori Islam Kecamatan Saparua Timur-Maluku Tengah. SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon, kini Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar, juga hingga saat ini dipercayakan bergabung di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini