Indra Artati : Makassar Export And  Trade Expo Sajikan Tiga Acara

0
46

Makassar, Pedomanku.com:

Makassar Export dan  Trade Expo (Met dan Trade Expo) 2023” bakal menampilkan tiga acara. Yakni, Trade Expo, Business Matching  dan Coaching Clinic Eksport bagi pelaku  usaha di ibukota Sulawesi Selatan ini. Demikian, Kepala  Bidang Ekspor dan Impor, Indra Artati  Senin, 11 Desember 2023.

Indra Artati mengemukakan, pada kegiatan yang berlangsung di Main Atrium Phinisi Point,  Makassar, mulai 16 hingga 17 Desember  2023 nanti,  Dinas  Perdagangan (Disdag) Makassar menggelar  pameran ini untuk pelaku Industri Kecil  Menengah (IKM) atau Usaha Kecil Menengah  (UKM) binaan di Kota Makassar.

Pada kegiatan ini akan  mempertemukan buyer luar negeri dan  pedagang lokal. “Business Matching ini juga mempertemukan  buyer luar negeri dangan pedagang lokal  melalui Online.,” jelasnya, seraya menambahkan, bakal ada juga Coaching Clinic dari Bea Cukai  Clinic Export Sulsel.

Menurutnya, Makassar dan Trade Expo ini juga akan  menampilkan dari band Lokal dengan artis lokal, karena kegiatan ini adalah pameran  dagang lokal. Pameran ini merupakan  salah satu yang digunakan untuk  memperkenalkan atau mempromosikan suatu produk kepada masyarakat umum. “Tujuannya ntuk bertukar informasi  dan juga melakukan negosiasi perdagangan,” tuturnya.

Ia menambahkan,  pameran bisa menjadi lahan bisnis bagi kaum pedagang dan pengusaha serta menjadi kesempatan liburan sederhana bagi para pengunjung. (ozan)

Artikulli paraprakKadis Perdagangan Sebut, Layanan MDC Dapat Kendalikan Inflasi di Makassar
Artikulli tjetërMenjelang Natal dan Tahun Baru, Dinas Perdagangan Gelar Pasar Murah
Dunia jurnalis yang ditekuninya diawali di surat kabar, Pedoman Rakyat Ujung Pandang. Saat itu, tahun 1994, dia ditantang oleh H.L.Arumahi. Kepala Desk Kota tersebut menawarinya bergabung di surat kabar tertua (terbit 1 Maret 1947), sebagai wartawan Kriminal. “Tugasmu, meliput kriminal,” pintanya suatu malam di Percetakan Surat kabar Pedoman Rakyat, Jalan Mappanyukki. Sekalipun masih kuliah si bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H.Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuheplay (keduanya almr) langsung meng-iya-kan tawaran Arumahi. Ternyata, jurnalistik membuatnya mengenal dan mengenal banyak orang, kala itu. Hanya saja, akibat manajemen, Harian Pedoman Rakyat tutup. Pria beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini pun bergabung dengan rekannya di koran Makassar. Hanya saja tidak berumur. Pernah bergabung di Tabloid Sorot. Juga tidak berumur. Pernah bergabung bersama Sultan Darampa di Majalah Profile. Tak seberapa lama, diapun dipercayakan memimpin tabloid Intim—juga milik Sultan Darampa. Terbit beberapa kali, dia berpapasan rekan Syahrir-wartawan Ujungpandang Ekspres, persis di KPU Sulawesi Selatan. Syahrir menantang saya bergabung di surat kabar grup Fajar. Lagi lagi saya meng-iya-kan. Di koran Ujungpandang Ekspres, mantan Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-gazali—kini Universitas Islam Makassar (UIM) ini menangani Rubrik Politik. Selama dua tahun di koran berlamat di lantai 4 Graha Pena tersebut, lagi lagi dia ditawari bergabung di PT.Multi Niaga. Dia pun meninggalkan Ujungpandang Ekspres. Di perusahaan baru tersebut, dia dipercayakan sebagai Redaktur Pelaksana Majalah Inspirasi. Empat tahun lebih bersama rekan rekan di lantai 5 Gedung Multiniaga, Jalan Sultan Alauddin, pemiliknya tidak sanggup melanjutkan usaha media. Bersama rekan rekannya, mereka di tawari ke bagian Koperasi Simpan Pinjam (KSP). Dia menolak. Berbekal pengalaman mengelola Majalah Inspirasi, Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar di masanya itu, dan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Anshor Kecamatan Tallo Kota Makassar ini pun tertantang membuat majalah sendiri. Dia mengajak Idham Khalid, rekannya sekompleks di Perumahan Taman Rianvina, Minasaupa. Keduanya, sekitar tahun 2010, membuat majalah. Namanya, Inspirasi, 48 halamnan warna. Dan, mengikuti tren, keduanya juga mendirikan website. Online Inspirasimakassar.com. Baik Majalah, maupun online tetap eksis hingga saat ini. Dan karena perkembangan itu pula, dia mendirikan lagi Online lain. Begitu cintanya kepada Pedoman Rakyat, dia menamakan online satunya itu, Pedomanku.com. Ada pula Majalah Pedoman. Di sela sela menekuni jurnalistik, dia yang menamatkan pendidikan dasar di tanah kelahirannya, Siri Sori Islam Kecamatan Saparua Timur-Maluku Tengah. SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon, kini Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar, juga hingga saat ini dipercayakan bergabung di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini