Refleksi 3 Tahun ‘Hati Kita Keren’, Pemkab Maros Gelar Jalan Santai

0
64

 

Maros Pedomanku.com: Refleksi tiga tahun kepemimpinan Chaidir Syam dan Hj.Suhartina Bohari sebagai Bupati dan Wakil Bupati Maros, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros menggelar jalan santai ‘Hati Kita Keren’. Seperti diketahui, masa bakti kedua pemimpin ini yakni 2021-2026.

Hajatan jalan santai yan berlangsung di di daerah yang pernah berdiri kerajaan ‘Marusu” dengan raja pertama bergelar Karaeng Loe Ri Pakere yang diikuti ribuan peserta ini di helat di Lapangan Pallantikang, Pemkab Maros, Rabu, 28 Pebruari 2024.

 

Selain dihadiri ribuan peserta dari berbagai wilayah di daerah ini, jalan santai ini juga dihadiri Bupati, Wakil Bupati dan jajaran Pemkab Maros.

Di sela sela jalan santai, Bupati Maros, H.A.S.Chaidir Syam mengemukakan, kegiatan ini tidak sekadar perayaannya bersama wakil bupati dan jajaran pemerintah saja, melainkan perayaan bagi seluruh masyarakat Maros.

“Kita berbagi kebahagiaan hari ini. Banyak yang sudah kita siapkan, semoga semua masyarakat Kabupaten Maros turut merayakan hari ini,” ungkapnya.

Mantan Ketua DPRD Maros ini juga mengucapkan selamat kepada pemenang undian jalan santai tersebut dan dijadwalkan keberangkatan umroh pada 24 April 2024.

Seperti diketahui, untuk memeriahkan jalan santai ini, panitia menyiapkan dua paket hadiah umroh sebagai hadiah utama dan hadiah lainnya, yakni 14 unit sepeda listrik, 3 kulkas, 3 TV, 9 kompor gas, 2 mesin cuci dan souvenir bagi peserta yang beruntung.

Dalam undian tersebut, ada dua orang peserta yang beruntung mendapatkan paket umroh, yakni, Fitriani dengan nomor peserta 8928 dan Asni Arifin dengan nomor peserta 2592. Keduanya mengaku tak menyangka bisa berangkat bersama rekan sejawat nya dan berterimakasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Maros. (wis)

Artikulli paraprakCamat Juliaman Presentasi Inovasi SANNANG dan SADARMA di Rakorsus Pemkot Makassar
Artikulli tjetërChaidir Syam Akui Kerja Keras Pemkab Maros Cukup Signifikan
Media Pedomanku
Dunia jurnalis yang ditekuninya diawali di surat kabar, Pedoman Rakyat Ujung Pandang. Saat itu, tahun 1994, dia ditantang oleh H.L.Arumahi. Kepala Desk Kota tersebut menawarinya bergabung di surat kabar tertua (terbit 1 Maret 1947), sebagai wartawan Kriminal. “Tugasmu, meliput kriminal,” pintanya suatu malam di Percetakan Surat kabar Pedoman Rakyat, Jalan Mappanyukki. Sekalipun masih kuliah si bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H.Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuheplay (keduanya almr) langsung meng-iya-kan tawaran Arumahi. Ternyata, jurnalistik membuatnya mengenal dan mengenal banyak orang, kala itu. Hanya saja, akibat manajemen, Harian Pedoman Rakyat tutup. Pria beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini pun bergabung dengan rekannya di koran Makassar. Hanya saja tidak berumur. Pernah bergabung di Tabloid Sorot. Juga tidak berumur. Pernah bergabung bersama Sultan Darampa di Majalah Profile. Tak seberapa lama, diapun dipercayakan memimpin tabloid Intim—juga milik Sultan Darampa. Terbit beberapa kali, dia berpapasan rekan Syahrir-wartawan Ujungpandang Ekspres, persis di KPU Sulawesi Selatan. Syahrir menantang saya bergabung di surat kabar grup Fajar. Lagi lagi saya meng-iya-kan. Di koran Ujungpandang Ekspres, mantan Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-gazali—kini Universitas Islam Makassar (UIM) ini menangani Rubrik Politik. Selama dua tahun di koran berlamat di lantai 4 Graha Pena tersebut, lagi lagi dia ditawari bergabung di PT.Multi Niaga. Dia pun meninggalkan Ujungpandang Ekspres. Di perusahaan baru tersebut, dia dipercayakan sebagai Redaktur Pelaksana Majalah Inspirasi. Empat tahun lebih bersama rekan rekan di lantai 5 Gedung Multiniaga, Jalan Sultan Alauddin, pemiliknya tidak sanggup melanjutkan usaha media. Bersama rekan rekannya, mereka di tawari ke bagian Koperasi Simpan Pinjam (KSP). Dia menolak. Berbekal pengalaman mengelola Majalah Inspirasi, Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar di masanya itu, dan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Anshor Kecamatan Tallo Kota Makassar ini pun tertantang membuat majalah sendiri. Dia mengajak Idham Khalid, rekannya sekompleks di Perumahan Taman Rianvina, Minasaupa. Keduanya, sekitar tahun 2010, membuat majalah. Namanya, Inspirasi, 48 halamnan warna. Dan, mengikuti tren, keduanya juga mendirikan website. Online Inspirasimakassar.com. Baik Majalah, maupun online tetap eksis hingga saat ini. Dan karena perkembangan itu pula, dia mendirikan lagi Online lain. Begitu cintanya kepada Pedoman Rakyat, dia menamakan online satunya itu, Pedomanku.com. Ada pula Majalah Pedoman. Di sela sela menekuni jurnalistik, dia yang menamatkan pendidikan dasar di tanah kelahirannya, Siri Sori Islam Kecamatan Saparua Timur-Maluku Tengah. SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon, kini Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar, juga hingga saat ini dipercayakan bergabung di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini