Sambut HUT ke-416 Makassar, Kadis Perdagangan Komitmen Dukung UMKM

0
42

 

Makassar, Pedomanku.com:

Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar, Arlin Ariesta pada Senin 30 Oktober 2023 mengemukakan, dinas yang dipimpinnya berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan UMKM lokal sambil turut merasa tanggung jawab dalam membantu masyarakat menghadapi situasi ekonomi yang sulit akibat inflasi.

Karena itu, pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Makassar ke 416 tahun yang akan dipusatkan Center Poin of Indonesia (CPI) kali ini pihaknya mengharapkan menjadi momen bersejarah, dan memperkuat rasa solidaritas dalam menghadapi tantangan ekonomi.

Menurutnya, kehadiran mobil pengendali inflasi ini jadi contoh nyata bahwa Pemerintah Kota Makassar terus berusaha untuk mengatasi masalah inflasi sekaligus mendukung pengembangan UMKM lokal.

Seperti diketahui pada HUT ibukota Sulawesi Selatan ini juga akan dimeriahkan dengan karnaval, dimana akan ada traksi di tengah jalan lalu di samping kiri-kanannya di penuhi tamu undangan dan masyarakat yang menyaksikan. Aksi itu akan menyerupai pertunjukan seni Festival Awa Odori di Jepang.

Dalam menyemarakkan Karnaval Budaya ada ribuan remaja atau pemuda-pemudi yang akan tampil. Masing-masing kelurahan akan menghadirkan 50 pemuda yang cakap budaya. Mereka lalu dikenakan pakaian adat dan dilatih oleh seniman atau guru seni. (ozan)

Artikulli paraprakKetua MUI Pangkep Lantik Hamzah sebagai Ketua GANAS ANNAR
Artikulli tjetërArlin Ariesta Sambut Baik Kunjungan Kepala BBSJIHPMM
Dunia jurnalis yang ditekuninya diawali di surat kabar, Pedoman Rakyat Ujung Pandang. Saat itu, tahun 1994, dia ditantang oleh H.L.Arumahi. Kepala Desk Kota tersebut menawarinya bergabung di surat kabar tertua (terbit 1 Maret 1947), sebagai wartawan Kriminal. “Tugasmu, meliput kriminal,” pintanya suatu malam di Percetakan Surat kabar Pedoman Rakyat, Jalan Mappanyukki. Sekalipun masih kuliah si bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H.Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuheplay (keduanya almr) langsung meng-iya-kan tawaran Arumahi. Ternyata, jurnalistik membuatnya mengenal dan mengenal banyak orang, kala itu. Hanya saja, akibat manajemen, Harian Pedoman Rakyat tutup. Pria beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini pun bergabung dengan rekannya di koran Makassar. Hanya saja tidak berumur. Pernah bergabung di Tabloid Sorot. Juga tidak berumur. Pernah bergabung bersama Sultan Darampa di Majalah Profile. Tak seberapa lama, diapun dipercayakan memimpin tabloid Intim—juga milik Sultan Darampa. Terbit beberapa kali, dia berpapasan rekan Syahrir-wartawan Ujungpandang Ekspres, persis di KPU Sulawesi Selatan. Syahrir menantang saya bergabung di surat kabar grup Fajar. Lagi lagi saya meng-iya-kan. Di koran Ujungpandang Ekspres, mantan Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-gazali—kini Universitas Islam Makassar (UIM) ini menangani Rubrik Politik. Selama dua tahun di koran berlamat di lantai 4 Graha Pena tersebut, lagi lagi dia ditawari bergabung di PT.Multi Niaga. Dia pun meninggalkan Ujungpandang Ekspres. Di perusahaan baru tersebut, dia dipercayakan sebagai Redaktur Pelaksana Majalah Inspirasi. Empat tahun lebih bersama rekan rekan di lantai 5 Gedung Multiniaga, Jalan Sultan Alauddin, pemiliknya tidak sanggup melanjutkan usaha media. Bersama rekan rekannya, mereka di tawari ke bagian Koperasi Simpan Pinjam (KSP). Dia menolak. Berbekal pengalaman mengelola Majalah Inspirasi, Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar di masanya itu, dan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Anshor Kecamatan Tallo Kota Makassar ini pun tertantang membuat majalah sendiri. Dia mengajak Idham Khalid, rekannya sekompleks di Perumahan Taman Rianvina, Minasaupa. Keduanya, sekitar tahun 2010, membuat majalah. Namanya, Inspirasi, 48 halamnan warna. Dan, mengikuti tren, keduanya juga mendirikan website. Online Inspirasimakassar.com. Baik Majalah, maupun online tetap eksis hingga saat ini. Dan karena perkembangan itu pula, dia mendirikan lagi Online lain. Begitu cintanya kepada Pedoman Rakyat, dia menamakan online satunya itu, Pedomanku.com. Ada pula Majalah Pedoman. Di sela sela menekuni jurnalistik, dia yang menamatkan pendidikan dasar di tanah kelahirannya, Siri Sori Islam Kecamatan Saparua Timur-Maluku Tengah. SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon, kini Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar, juga hingga saat ini dipercayakan bergabung di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini