Walikota Makassar Launching Mega Proyek di Karebosi

0
91

Makassar, Pedomanku.com: Walikota Makassar, Moh.Ramdhan Pomanto, melaunching mega proyek senilai Rp63,5 miliar. Groundbreaking proyek revitalisasi lapangan Karebosi  ini sebagai langkah mewujudkan ruang terbuka hijau, dengan sejumlah fasilitas olahraga dan rekreasi berstandar internasional di jantung Kota Makassar.

Peletakan batu pertama pada proyek yang dikerjakan pemenang tender PT Arkindo dilakukan walikota dua periode itu pada, Senin 5 Pebruari 2024. Hadir di antaranya, Pj Sekda Makassar dan sejumlah pejabat daerah Makassar, Kapolrestabes Makassar, Kepala Kejari Kota Makassar, Danramil Kota Makassar, Danyon Brimob Polda Sulsel, Ketua KONI, serta jajaran pejabat Organisasi Perangkat Daerah.

“Kita ketahui bersama bahwa, Karebosi ini dulunya adalah pusat lahan pertanian, kemudian bermetamorfosa menjadi pusat olahraga dan kegiatan-kegiatan sosial. Jadi gambarannya adalah, menjadi pusat olahraga yang akan kita banggakan,” urainya, seraya menambahkan, semua (lapangan sepakbola) ini berbasis rumput sintetik dan berstandar internasional.

Danny—sapaan akrab sarjana arsitek Unhas  itu mengemukakan, selain memperbaiki sarana olahraga, revitalisasi ini juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung lainnya yang jarang ditemui di tempat lain.

Masyarakat dapat dinikmati selama 24 jam. Begitu pula, bagi yang beraktivitas mulai  pagi hingga petang, bisa menyempatkan diri berolahraga sepulang kerja di lapangan yang berada di titik Nol. Malah, lapangan kebanggaan, dan salah satu icon Sulawesi Selatan itu bakal menjadi pusat olahraga berkelas.

“Saya meminta maaf kepada masyarakat karena kita akan tutup lapangan Karebosi ini hingga akhir tahun ini. Jika sudah selesai, maka, kita punya fasilitas olahraga, dan sarana rekreasi yang sangat baik. Bahkan, berstandar internasional. Itulah Karebosi,” ujarnya.

Proyek pembangunan konstruksi hingga selesai, direncanakan selama 365 hari sejak penandatangan kontrak antara Pemkot dan PT Arkrindo dimulai 11 Desember 2023 sampai 14 Desember 2024.

Mengapa lapangan Karebosi ini direvitalisasi? Tidak lain karena, mengingat talenta Makassar merupakan kota yang banyak melahirkan atlet pesebakbola. Ramang misalnya. Dia adalah legenda sepakbola asal Makassar. Sehingga sarana dan prasarana yang menunjang bakat anak-anak generasi pelanjut menjadi hal penting.

Pernyataan senada dikemukakan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar, Andi Tenri Lengka. Ia mengemukakan, konstruksi proyek revitalisasi lapangan Karebosi dikerjakan PT Arkindo.

“Kita berharap revitalisasi lapangan Karebosi sesuai dengan perencanaannya berdaya guna dengan baik serta bermanfaat bagi masyarakat Sulsel, khususnya Kota Makassar,” jelasnya.

Andi Tenri Lengka menambahkan, tujuan lain revitalisasi yakni, meningkatkan daya tarik kawasan Lapangan Karebosi, dan fasilitas pendukung, demi meningkatkan prestise.

“Karebosi sebagai icon dan kebanggaan masyarakat. Makanya, revitalisasi ini untuk meningkatkan kualitas kawasan lapangan karebosi yang lebih moderen dan kreatif, serta memiliki nilai ekonomi, sehingga mampu mendukung PAD Kota Makassar,” urainya, seraya mengaku seluruh anggaran yang digunakan berasal dari APBD Kota makassar 2023 dan 2024. (din pattisahusiwa)

Artikulli paraprakBupati Maros Chaidir Syam Pimpin Apel Kesiapsiagaan Pengamanan Pemilu 2024
Artikulli tjetërMr.Mex Segera Launching Mex Agency
Media Pedomanku
Dunia jurnalis yang ditekuninya diawali di surat kabar, Pedoman Rakyat Ujung Pandang. Saat itu, tahun 1994, dia ditantang oleh H.L.Arumahi. Kepala Desk Kota tersebut menawarinya bergabung di surat kabar tertua (terbit 1 Maret 1947), sebagai wartawan Kriminal. “Tugasmu, meliput kriminal,” pintanya suatu malam di Percetakan Surat kabar Pedoman Rakyat, Jalan Mappanyukki. Sekalipun masih kuliah si bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H.Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuheplay (keduanya almr) langsung meng-iya-kan tawaran Arumahi. Ternyata, jurnalistik membuatnya mengenal dan mengenal banyak orang, kala itu. Hanya saja, akibat manajemen, Harian Pedoman Rakyat tutup. Pria beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini pun bergabung dengan rekannya di koran Makassar. Hanya saja tidak berumur. Pernah bergabung di Tabloid Sorot. Juga tidak berumur. Pernah bergabung bersama Sultan Darampa di Majalah Profile. Tak seberapa lama, diapun dipercayakan memimpin tabloid Intim—juga milik Sultan Darampa. Terbit beberapa kali, dia berpapasan rekan Syahrir-wartawan Ujungpandang Ekspres, persis di KPU Sulawesi Selatan. Syahrir menantang saya bergabung di surat kabar grup Fajar. Lagi lagi saya meng-iya-kan. Di koran Ujungpandang Ekspres, mantan Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-gazali—kini Universitas Islam Makassar (UIM) ini menangani Rubrik Politik. Selama dua tahun di koran berlamat di lantai 4 Graha Pena tersebut, lagi lagi dia ditawari bergabung di PT.Multi Niaga. Dia pun meninggalkan Ujungpandang Ekspres. Di perusahaan baru tersebut, dia dipercayakan sebagai Redaktur Pelaksana Majalah Inspirasi. Empat tahun lebih bersama rekan rekan di lantai 5 Gedung Multiniaga, Jalan Sultan Alauddin, pemiliknya tidak sanggup melanjutkan usaha media. Bersama rekan rekannya, mereka di tawari ke bagian Koperasi Simpan Pinjam (KSP). Dia menolak. Berbekal pengalaman mengelola Majalah Inspirasi, Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar di masanya itu, dan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Anshor Kecamatan Tallo Kota Makassar ini pun tertantang membuat majalah sendiri. Dia mengajak Idham Khalid, rekannya sekompleks di Perumahan Taman Rianvina, Minasaupa. Keduanya, sekitar tahun 2010, membuat majalah. Namanya, Inspirasi, 48 halamnan warna. Dan, mengikuti tren, keduanya juga mendirikan website. Online Inspirasimakassar.com. Baik Majalah, maupun online tetap eksis hingga saat ini. Dan karena perkembangan itu pula, dia mendirikan lagi Online lain. Begitu cintanya kepada Pedoman Rakyat, dia menamakan online satunya itu, Pedomanku.com. Ada pula Majalah Pedoman. Di sela sela menekuni jurnalistik, dia yang menamatkan pendidikan dasar di tanah kelahirannya, Siri Sori Islam Kecamatan Saparua Timur-Maluku Tengah. SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon, kini Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar, juga hingga saat ini dipercayakan bergabung di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini