Warga : Kami Bangga dengan Pak Camat Biringkanaya

0
75

Camat Biringkanaya, terlihat membersihkan tumpukan sampah

Makassar, Pedomanku.com: Gebrakan yang dilakukan Camat Biringkanaya, Juliaman, mendapat sanjungan warganya. Pasalnya, sejak dilantik sebagai Camat, Juliaman selalu turun menyapa warga, dalam berbagai kegiatan. Mulai dari drainase, hingga kebersihan lingkungan.

Salah satunya, saat turun bersama jajaranya dalam program Sabtu Bersih. Dalam Sabtu Bersih yang digelar pada Sabtu, 3 Pebruari 2024 tersebut, orang nomor satu di kecamatan berpenduduk terbesar di 15 kecamatan di Ibukota Sulawsi Selatan ini, Juliaman terlihat mengangkat sampah.

“Itulah yang kami banggakan kepada Pak Camat Biringkanaya ini. Beliau berbaur dnean jajarannya dan masyarakatnya, sekalipun mengangkat sampah,” tutur salah seorang warga Daya.

Kehadiran mantan Camat Mariso pada program Sabtu Bersih tersebut, tidak lain agar bersama sama masyarakat di wilayah hukum yang dipimpinnya guna mengamankan instruksi Walikota Makassar, Moh.Ramdhan Pomanto , khususnya menyangkut kebersihan lingkungan.

Camat Juliaman, menambahikan, pihaknya menggerakan seluruh jajarannya di semua level, mulai tingkat kecamatan, kelurahan, hingga RW/RT.  Ia juga mengharapkan, kiranya masyarakat tetap menjaga  lingkungan agar benar benar  bersih, indah, dan nyaman. Jika ketiganya sudah terjaga dnegan baik, bukan tidak munghkin Kecamatan Birinhgkanaya juga bsia dijadikans ebagai kecamatan poercontohan, bukan saja di Kota makassar saja, melainkan di seluruh Sulawesi Selatan. (ozan)

Artikulli paraprakDemi Adipura Camat Biringakanaya Gerakan Jajarannya Sabtu Bersih
Artikulli tjetërBupati Chaidir Syam Buka Musrenbang Tingkat Kecamatan
Media Pedomanku
Dunia jurnalis yang ditekuninya diawali di surat kabar, Pedoman Rakyat Ujung Pandang. Saat itu, tahun 1994, dia ditantang oleh H.L.Arumahi. Kepala Desk Kota tersebut menawarinya bergabung di surat kabar tertua (terbit 1 Maret 1947), sebagai wartawan Kriminal. “Tugasmu, meliput kriminal,” pintanya suatu malam di Percetakan Surat kabar Pedoman Rakyat, Jalan Mappanyukki. Sekalipun masih kuliah si bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H.Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuheplay (keduanya almr) langsung meng-iya-kan tawaran Arumahi. Ternyata, jurnalistik membuatnya mengenal dan mengenal banyak orang, kala itu. Hanya saja, akibat manajemen, Harian Pedoman Rakyat tutup. Pria beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini pun bergabung dengan rekannya di koran Makassar. Hanya saja tidak berumur. Pernah bergabung di Tabloid Sorot. Juga tidak berumur. Pernah bergabung bersama Sultan Darampa di Majalah Profile. Tak seberapa lama, diapun dipercayakan memimpin tabloid Intim—juga milik Sultan Darampa. Terbit beberapa kali, dia berpapasan rekan Syahrir-wartawan Ujungpandang Ekspres, persis di KPU Sulawesi Selatan. Syahrir menantang saya bergabung di surat kabar grup Fajar. Lagi lagi saya meng-iya-kan. Di koran Ujungpandang Ekspres, mantan Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-gazali—kini Universitas Islam Makassar (UIM) ini menangani Rubrik Politik. Selama dua tahun di koran berlamat di lantai 4 Graha Pena tersebut, lagi lagi dia ditawari bergabung di PT.Multi Niaga. Dia pun meninggalkan Ujungpandang Ekspres. Di perusahaan baru tersebut, dia dipercayakan sebagai Redaktur Pelaksana Majalah Inspirasi. Empat tahun lebih bersama rekan rekan di lantai 5 Gedung Multiniaga, Jalan Sultan Alauddin, pemiliknya tidak sanggup melanjutkan usaha media. Bersama rekan rekannya, mereka di tawari ke bagian Koperasi Simpan Pinjam (KSP). Dia menolak. Berbekal pengalaman mengelola Majalah Inspirasi, Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar di masanya itu, dan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Anshor Kecamatan Tallo Kota Makassar ini pun tertantang membuat majalah sendiri. Dia mengajak Idham Khalid, rekannya sekompleks di Perumahan Taman Rianvina, Minasaupa. Keduanya, sekitar tahun 2010, membuat majalah. Namanya, Inspirasi, 48 halamnan warna. Dan, mengikuti tren, keduanya juga mendirikan website. Online Inspirasimakassar.com. Baik Majalah, maupun online tetap eksis hingga saat ini. Dan karena perkembangan itu pula, dia mendirikan lagi Online lain. Begitu cintanya kepada Pedoman Rakyat, dia menamakan online satunya itu, Pedomanku.com. Ada pula Majalah Pedoman. Di sela sela menekuni jurnalistik, dia yang menamatkan pendidikan dasar di tanah kelahirannya, Siri Sori Islam Kecamatan Saparua Timur-Maluku Tengah. SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon, kini Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar, juga hingga saat ini dipercayakan bergabung di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini